Month: February 2020

Langkah Tangani Mobil Matic yang Terendam Banjir

wilayah di Jabodetabek mengalami banjir cukup parah. Curah hujan yang sangat deras menjadi penyebab utama banjir di ratusan titik. Selain menggenangi rumah, banjir juga merendam mobil-mobil. Jika kamu menjadi salah satu orang yang mobilnya terkena banjir, ada baiknya kamu mengecek 7 bagian ini.

Ingat, jangan pernah menyalakan mesin mobil yang terendam banjir. Untuk alasan apapun, lebih baik didiamkan dan cek bagian lain mobil saja terlebih dahulu. Dengan menyalakan mesin, sama saja kamu telah membantu merusak mesin mobil tersebut karena berpotensi korsleting atau arus pendek akibat air banjir.

  1. Periksa Seluruh Bagian Mobil

Setelah terendam banjir, usahakan cek dengan mengelilingi seluruh bagian mobil. Periksa apakah ada bagian yang hilang atau rusak. Jika kondisi bodi, ban dan aksesoris tidak ada yang hilang, kamu bisa merasa sedikit lega. Memeriksa secara menyeluruh bisa menjadi langkah awal penyelamatan mobil kamu.

  1. Cek Bagian Dalam

Jika banjir tidak terlalu tinggi, mungkin hal ini tidak perlu dilakukan. Namun jika banjir merendam seluruh bodi mobil hingga atap, kamu wajib memeriksa bagian dalam mobil. Cek seluruh bagian dalam mobil. Jika air sudah masuk dan merendam, lepaskan seluruh komponen seperti jok, sabuk pengaman dan karpet agar mudah mengeringkan sisa-sisa banjir.

  1. Jangan Menyalakan Mesin

Usahakan untuk diingat-ingat agar tidak menyalakan mesin. Wah, kalau kamu sampai menyalakan mesin setelah mobil terendam banjir tandanya kamu benar-benar merusak. Jika tetap memaksa untuk menyalakan mobil, maka potensi kerusakan arus pendek atau korslet akan semakin besar.

  1. Cek Bagian ECU

Electronic control unit (ECU) merupakan otak dari sebuah mobil. Jika mobil sudah terendam, maka bagian yang pertama kali wajib kamu periksa adalah ECU ini. Jika ECU basah dan tertutup oleh lumpur, usahakan panggil mobil derek atau towing untuk membawanya ke bengkel. Sekadar mengeringkan rasanya tidak apa-apa, tetapi jangan pernah di-starter ya! Karena komponen dalam ECU bisa terbakar.

  1. Cek Bagian Alternator

Bagian yang tak kalah penting untuk dicek adalah alternator. Alternator memiliki posisi di bawah, sehingga paling mudah terkena air. Jika bisa melepas alternator sendiri, akan lebih baik jika dikeringkan terlebih dahulu. Jangan lupa gunakan angin dengan kompresor bertekanan tinggi untuk meniup sisa air.

  1. Cek Bagian Saluran Udara dan Filter

Kalau mobilmu terendam hingga menutupi kap mesin, sudah pasti bagian mesin akan terendam sempurna. Cek bagian filter udara, bersihkan filter dari air. Kamu juga harus memeriksa saluran udara yang masuk ke intake manifold. Buka bagian filter, jika basah lebih baik dibuang saja dan diganti dengan yang baru. Air yang terhisap ke dalam ruang bakar bisa menyebabkan kerusakan di bagian dalam mesin.

  1. Cek Bagian Oli Mesin, Oli Transmisi dan Oli Gardan

Langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah memeriksa oli mesin. Kamu harus memastikan tidak ada air yang meresap ke dalam ruang mesin. Pastikan oli tidak bercampur dengan air banjir. Oli yang tercampur dengan air banjir berpotensi merusak seluruh komponen di bagian dalam mesin mobil kamu. Cek juga bagian busi dan kabel businya. Jika bisa dikeringkan, lebih baik dikeringkan dan dibersihkan terlebih dahulu.

Selain mesin, kamu juga bisa memeriksa oli transmisi dan oli gardan. Usahakan tidak ada air banjir yang bercampur ke bagian-bagian oli. Karena jika bercampur, akan berpotensi kerusakan di kemudian hari. Jika kamu memiliki asuransi yang mengcover banjir, langkah yang kamu lakukan adalah menghubungi pihak asuransi sesegera mungkin. Biarkan mobil dalam kondisi apa adanya dan jangan dinyalakan.

Itu tadi 7 hal yang bisa kamu lakukan dalam penanganan mobil yang terkena banjir. Banjir merupakan musibah yang bisa dialami oleh setiap orang. Untuk itu, kamu harus tahu penanganan mobil yang terkena banjir agar tidak panik di kemudian hari. Tetap waspada ya, guys!

Kami siap datang ke rumah, kantor atau dimanapun motor mobil anda mogok

Melayani 24 jam 7 hari, dimanapun anda berada dan melayani service panggilan ke rumah rutin

Silahkan hubungi Mekanik Panggilan :

Telp (021) 7561257
Phone / WA – SAM : 081386710238

085770772005

Read More

Mekanik Panggilan Membantu Pengguna Motor Mobil yang Mogok ..

wilayah di Jabodetabek mengalami banjir cukup parah. Curah hujan yang sangat deras menjadi penyebab utama banjir di ratusan titik. Selain menggenangi rumah, banjir juga merendam mobil-mobil. Jika kamu menjadi salah satu orang yang mobilnya terkena banjir, ada baiknya kamu mengecek 7 bagian ini.

Ingat, jangan pernah menyalakan mesin mobil yang terendam banjir. Untuk alasan apapun, lebih baik didiamkan dan cek bagian lain mobil saja terlebih dahulu. Dengan menyalakan mesin, sama saja kamu telah membantu merusak mesin mobil tersebut karena berpotensi korsleting atau arus pendek akibat air banjir.

  1. Periksa Seluruh Bagian Mobil

Setelah terendam banjir, usahakan cek dengan mengelilingi seluruh bagian mobil. Periksa apakah ada bagian yang hilang atau rusak. Jika kondisi bodi, ban dan aksesoris tidak ada yang hilang, kamu bisa merasa sedikit lega. Memeriksa secara menyeluruh bisa menjadi langkah awal penyelamatan mobil kamu.

  1. Cek Bagian Dalam

Jika banjir tidak terlalu tinggi, mungkin hal ini tidak perlu dilakukan. Namun jika banjir merendam seluruh bodi mobil hingga atap, kamu wajib memeriksa bagian dalam mobil. Cek seluruh bagian dalam mobil. Jika air sudah masuk dan merendam, lepaskan seluruh komponen seperti jok, sabuk pengaman dan karpet agar mudah mengeringkan sisa-sisa banjir.

  1. Jangan Menyalakan Mesin

Usahakan untuk diingat-ingat agar tidak menyalakan mesin. Wah, kalau kamu sampai menyalakan mesin setelah mobil terendam banjir tandanya kamu benar-benar merusak. Jika tetap memaksa untuk menyalakan mobil, maka potensi kerusakan arus pendek atau korslet akan semakin besar.

  1. Cek Bagian ECU

Electronic control unit (ECU) merupakan otak dari sebuah mobil. Jika mobil sudah terendam, maka bagian yang pertama kali wajib kamu periksa adalah ECU ini. Jika ECU basah dan tertutup oleh lumpur, usahakan panggil mobil derek atau towing untuk membawanya ke bengkel. Sekadar mengeringkan rasanya tidak apa-apa, tetapi jangan pernah di-starter ya! Karena komponen dalam ECU bisa terbakar.

  1. Cek Bagian Alternator

Bagian yang tak kalah penting untuk dicek adalah alternator. Alternator memiliki posisi di bawah, sehingga paling mudah terkena air. Jika bisa melepas alternator sendiri, akan lebih baik jika dikeringkan terlebih dahulu. Jangan lupa gunakan angin dengan kompresor bertekanan tinggi untuk meniup sisa air.

  1. Cek Bagian Saluran Udara dan Filter

Kalau mobilmu terendam hingga menutupi kap mesin, sudah pasti bagian mesin akan terendam sempurna. Cek bagian filter udara, bersihkan filter dari air. Kamu juga harus memeriksa saluran udara yang masuk ke intake manifold. Buka bagian filter, jika basah lebih baik dibuang saja dan diganti dengan yang baru. Air yang terhisap ke dalam ruang bakar bisa menyebabkan kerusakan di bagian dalam mesin.

  1. Cek Bagian Oli Mesin, Oli Transmisi dan Oli Gardan

Langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah memeriksa oli mesin. Kamu harus memastikan tidak ada air yang meresap ke dalam ruang mesin. Pastikan oli tidak bercampur dengan air banjir. Oli yang tercampur dengan air banjir berpotensi merusak seluruh komponen di bagian dalam mesin mobil kamu. Cek juga bagian busi dan kabel businya. Jika bisa dikeringkan, lebih baik dikeringkan dan dibersihkan terlebih dahulu.

Selain mesin, kamu juga bisa memeriksa oli transmisi dan oli gardan. Usahakan tidak ada air banjir yang bercampur ke bagian-bagian oli. Karena jika bercampur, akan berpotensi kerusakan di kemudian hari. Jika kamu memiliki asuransi yang mengcover banjir, langkah yang kamu lakukan adalah menghubungi pihak asuransi sesegera mungkin. Biarkan mobil dalam kondisi apa adanya dan jangan dinyalakan.

Itu tadi 7 hal yang bisa kamu lakukan dalam penanganan mobil yang terkena banjir. Banjir merupakan musibah yang bisa dialami oleh setiap orang. Untuk itu, kamu harus tahu penanganan mobil yang terkena banjir agar tidak panik di kemudian hari. Tetap waspada ya, guys!

Kami siap datang ke rumah, kantor atau dimanapun motor anda mogok

Melayani 24 jam 7 hari, dimanapun anda berada dan melayani service panggilan ke rumah rutin

Silahkan hubungi Mekanik Panggilan :

Telp (021) 7561257
Phone / WA – SAM : 081386710238

085770772005

Read More